hazdo.web.id – Banyak kreator merasa sudah rajin membuat konten, tetapi hasilnya tetap sepi pembaca, minim interaksi, dan sulit menembus halaman pertama Google. Masalahnya sering bukan pada kualitas tulisan, melainkan pada satu hal krusial yang sering diabaikan : riset konten.
Di era digital yang penuh persaingan, konten hebat tidak lahir dari inspirasi semata. Konten terbaik selalu diawali dengan riset yang matang—memahami apa yang dicari audiens, apa yang sedang tren, dan celah apa yang belum dimanfaatkan oleh kompetitor.
Konten Sudah Banyak, Tapi Tidak Pernah Meledak
Banyak website dan kreator mengalami hal berikut:
- Artikel dibuat rutin, tapi traffic stagnan
- Konten terasa bagus, tapi tidak dicari orang
- Sulit bersaing dengan website besar
- Viewer cepat pergi, tidak membaca sampai akhir
Tanpa riset konten yang tepat, kamu hanya menebak-nebak apa yang ingin dibaca audiens.
Berikut langkah-langkah riset konten yang digunakan oleh website besar dan kreator profesional.

