hazdo.web.id – Pernah merasa bingung memilih HP 5G murah yang tidak bikin kantong jebol? Kamu tidak sendirian. Pasar ponsel entry-level sekarang penuh pilihan, dan hampir semuanya menjual janji yang sama: layar mulus, baterai awet, harga bersahabat. Masalahnya, tidak semua janji itu benar-benar terasa saat dipakai.
Di situasi seperti inilah Motorola Moto G37 muncul. Ponsel keluaran 2026 ini sudah resmi dibanderol di Indonesia dengan harga yang cukup ramah. Sebelum kamu memutuskan, mari bedah kelebihan dan kekurangan Motorola Moto G37 secara jujur, supaya uangmu tidak salah tempat.
Sekilas Tentang Motorola Moto G37
Moto G37 pertama kali dirilis pada April 2026 dan menjadi pintu masuk ke jajaran Moto G terbaru. Di Indonesia, varian 4GB/128GB dihargai Rp3.799.000 pada saat rilis. Pilihan warnanya Pantone Impenetrable, Pantone Nautical Blue, dan Pantone Fuchsia Red. Harga bisa berubah, jadi cek toko online resmi sebelum membeli.
Kelebihan Motorola Moto G37
1. Layar 120Hz yang lega dan terang
Moto G37 membawa panel IPS LCD 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 120Hz. Kecerahan puncaknya menyentuh 1.050 nits dalam mode HBM, sehingga layar tetap terbaca di bawah terik matahari. Ada juga fitur Water Touch, yang membuat layar tetap responsif walau jarimu basah. Untuk scrolling media sosial dan nonton video, pengalamannya terasa jauh lebih halus daripada HP 60Hz.
2. Bodi tangguh, sudah bersertifikat militer
Ini nilai jual yang jarang ada di kelasnya. Moto G37 mengantongi IP64 untuk tahan debu dan percikan air, plus sertifikasi MIL-STD-810H yang menjamin ketahanan terhadap jatuh dari ketinggian sekitar 1,2 meter. Layarnya dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Cocok buat kamu yang sering membawa HP ke mana-mana dan tidak selalu hati-hati.
3. Audio lengkap: stereo, Dolby Atmos, dan jack 3,5 mm
Speaker stereo dengan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio bikin film, musik, dan video pendek terdengar lebih hidup. Yang paling disyukuri, port audio 3,5 mm masih ada, jadi headset kabel kesayanganmu tidak perlu pensiun atau diganti adaptor.
4. Baterai 5.200mAh plus reverse charging
Kapasitas 5.200mAh cukup untuk pemakaian seharian. Ada juga reverse charging kabel 6W untuk mengisi daya perangkat lain dalam keadaan darurat. Hemat daya juga ditopang resolusi layar yang tidak terlalu tinggi.
5. Memori bisa diperluas sampai 1 TB
Penyimpanan internalnya memakai UFS 2.2 yang tergolong cepat di kelasnya, dengan pilihan 64GB, 128GB, atau 256GB. Slot microSD khusus mendukung kartu hingga 1 TB. Jadi kamu tidak perlu cemas galeri penuh. Dual SIM tetap bisa dipakai bersamaan karena slotnya terpisah, dan eSIM juga didukung.
6. Android 16 dan janji update keamanan 3 tahun
HP ini sudah menjalankan Android 16 sejak awal, dengan jaminan update keamanan hingga 3 tahun. Untuk HP di bawah Rp4 juta, itu poin yang menenangkan. Fitur keamanannya pun lumayan lengkap, mulai dari fingerprint di tombol daya, Face Unlock, hingga Moto Secure dan ThinkShield for mobile.
Kekurangan Motorola Moto G37
1. Resolusi layar hanya HD+
Layarnya besar dan halus, tetapi resolusinya 720 x 1604 piksel dengan kerapatan 264 ppi. Di ukuran 6,67 inci, teks dan gambar tidak setajam layar Full HD+. Mata yang jeli akan menyadarinya, terutama saat membaca teks kecil atau menonton video beresolusi tinggi.
2. Hanya satu kamera belakang
Kamera utama 50MP f/1.8 memang mendukung PDAF dan perekaman video hingga 2K 30fps, tetapi tidak ada kamera ultrawide atau lensa tambahan. Kamera depannya 8MP. Kalau kamu hobi memotret pemandangan luas atau berswafoto dengan detail tinggi, ponsel ini bukan pilihan terbaik.
3. Performa cukup untuk harian, bukan untuk gamer berat
Dimensity 6300 punya delapan inti (2x Cortex-A76 dan 6x Cortex-A55) dengan GPU Mali-G57 MC2, ditemani RAM 4GB LPDDR4X. Untuk media sosial, streaming, dan game ringan, itu cukup. Untuk game berat dengan grafis tinggi, siap-siap menurunkan pengaturan. Fitur RAM Boost hingga 12GB memang menambah RAM virtual, tetapi hasilnya tidak sama dengan RAM fisik.
4. Pengisian daya hanya 20W
Baterai 5.200mAh yang diisi dengan 20W butuh waktu cukup lama sampai penuh. Wireless charging juga tidak tersedia. Kalau kamu sering terburu-buru, ini bisa terasa lambat dibanding pesaing yang menawarkan pengisian lebih kencang.
5. Tidak ada NFC-IR dan fitur ekstra lain
NFC memang ada, tapi sensor infrared tidak tersedia, jadi HP ini tidak bisa dipakai sebagai remote TV atau AC. Port USB-nya juga masih Type-C 2.0, sehingga transfer data tidak secepat standar yang lebih baru.
Spesifikasi Singkat Moto G37
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Layar | 6,67 inci IPS LCD, 120Hz, 720 x 1604 piksel |
| Chipset | MediaTek Dimensity 6300 |
| RAM / Memori | 4GB / 64GB, 128GB, atau 256GB (microSD hingga 1TB) |
| Kamera | Belakang 50MP f/1.8, depan 8MP f/2.0 |
| Baterai | 5.200mAh, 20W, reverse charging 6W |
| OS | Android 16 (update keamanan 3 tahun) |
| Ketahanan | IP64, MIL-STD-810H |
| Dimensi / Bobot | 166,23 x 76,50 x 7,85 mm / 191 g |
| Konektivitas | 5G, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.4, NFC, eSIM |
Moto G37 Cocok untuk Siapa?
Moto G37 cocok untuk pelajar, mahasiswa, pekerja lapangan, atau orang tua yang butuh HP 5G murah yang awet, tahan banting, dan nyaman untuk hiburan. Audio stereo, jack 3,5 mm, dan memori yang bisa diperluas jadi nilai tambah yang jarang ditemui di harga segini.
Kalau kamu gamer, konten kreator yang mengandalkan kamera, atau butuh layar tajam, lebih baik tengok pilihan lain di rentang harga serupa. Kalau baterai jumbo jadi prioritas utama, bandingkan dengan Moto G37 Power yang punya baterai lebih besar.
Kesimpulan
Setelah mengupas kelebihan dan kekurangan Motorola Moto G37, gambarannya cukup jelas. Ini bukan HP yang mencoba serba bisa. Ia fokus pada hal-hal praktis: layar 120Hz, bodi tangguh, audio lengkap, dan memori fleksibel, di harga yang ramah kantong. Konsekuensinya adalah kamera sederhana, layar HD+, dan performa kelas dasar.
Kalau prioritasmu adalah ketahanan, hiburan, dan harga, Moto G37 layak masuk daftar belanjamu. Kalau kamera dan performa lebih penting, pertimbangkan pilihan lain.











Discussion about this post