hazdo.web.id – Pernah tidak, kamu cuma butuh HP sederhana buat telepon, chat, dan nonton video, tapi setiap kali masuk toko, yang ditawarkan malah HP dengan harga jutaan dan fitur yang tidak pernah kamu pakai? Atau sebaliknya, kamu sudah menemukan HP murah, tapi baterainya cepat habis dan bodinya gampang rusak begitu terjatuh sekali saja. Buat banyak orang, mencari HP di bawah Rp2,5 jutaan memang sering terasa seperti memilih yang “paling sedikit kompromi”, bukan yang benar-benar memuaskan.
Nah, itel mencoba menjawab kegelisahan itu lewat itel A300+ yang resmi meluncur di Indonesia pada Oktober 2026. HP entry-level ini hadir dengan beberapa kejutan yang jarang ditemukan di kelas harganya, mulai dari layar kedua di belakang, baterai 7000 mAh, sampai fitur panggilan tanpa sinyal seluler. Tapi tentu saja, ada juga beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membelinya. Yuk kita bahas tuntas kelebihan dan kekurangan itel A300+ berikut ini.
Kelebihan itel A300+
1. Baterai 7000 mAh yang Super Awet
Salah satu daya tarik utama itel A300+ ada di kapasitas baterainya yang mencapai 7000 mAh dengan teknologi silikon-karbon. Klaim resminya, baterai ini sanggup bertahan hingga 46 jam untuk panggilan telepon dan sampai 50 hari dalam mode siaga. itel juga menjanjikan kesehatan baterai tetap di atas 80 persen setelah 1000 kali siklus pengisian. Ada pula fitur bypass charging dan reverse charging, jadi HP ini bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain saat darurat.
2. Layar Kedua 2 Inci di Bagian Belakang
Ini jadi fitur yang paling mencuri perhatian. Di sekitar modul kamera belakang, itel A300+ dilengkapi layar sekunder berukuran 2,01 inci yang mendukung kontrol sentuh meski jari basah atau berminyak. Fitur seperti ini jarang sekali ditemukan di HP seharga Rp2 jutaan, dan bisa jadi pembeda unik dibanding kompetitor sekelasnya.
3. UltraLink dan Satellite Messaging
itel membekali A300+ dengan fitur UltraLink yang memungkinkan panggilan telepon gratis lewat Bluetooth hingga jarak 1,5 km tanpa membutuhkan sinyal seluler, ditambah dukungan Satellite Messaging. Fitur ini berguna buat kamu yang sering beraktivitas di area minim sinyal, seperti pendakian atau perjalanan ke daerah terpencil.
4. Layar Lega 6,78 Inci dengan Refresh Rate 120Hz
Layar IPS LCD 6,78 inci ini mendukung refresh rate hingga 120Hz, sehingga scrolling dan animasi terasa lebih halus dibanding HP entry-level pada umumnya yang masih memakai 60Hz. Untuk urusan menonton video atau membaca di media sosial, ukuran layar yang lega ini jelas nyaman.
5. Bodi Tahan Banting dan Percikan Air
itel A300+ mengantongi sertifikasi IP65 dan MIL-STD-810H, membuatnya kedap debu, tahan percikan air, dan diklaim tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter. Ini jadi nilai tambah besar buat kamu yang butuh HP awet untuk aktivitas harian yang padat.
6. Konektivitas Lengkap: NFC, Infrared, dan Jack 3.5mm
Di kelas harga ini, itel A300+ tetap menyematkan NFC untuk pembayaran digital, infrared blaster sebagai remote universal, serta jack audio 3.5mm untuk earphone kabel. Ditambah speaker stereo dengan DTS Sound dan fitur 300% Ultra Volume, pengalaman audio HP ini terasa lebih lengkap dari ekspektasi kelasnya.
7. Android 16 Go dan Memory Fusion hingga 12GB
HP ini dijalankan di atas Android 16 Go Edition yang dirancang lebih ringan dan responsif. Fitur Memory Fusion juga bisa menambah RAM virtual hingga total 12GB, membantu multitasking terasa lebih lega meski RAM fisiknya 6GB.
Kekurangan itel A300+
1. Hanya Mendukung Jaringan 4G
itel A300+ hanya mendukung jaringan hingga 4G dan belum menyediakan dukungan 5G. Untuk pemakaian harian di kelas harga ini mungkin belum terlalu terasa, tapi kalau kamu berencana memakai HP ini dalam jangka panjang, keterbatasan ini perlu dipertimbangkan.
2. Resolusi Layar Masih HD+
Meski ukurannya besar dan refresh rate-nya tinggi, resolusi layar hanya 720 x 1576 piksel dengan kerapatan sekitar 255 ppi. Hasilnya, ketajaman gambar dan teks tidak sebaik layar Full HD, terutama saat menonton video resolusi tinggi dari jarak dekat.
3. Kamera Utama Hanya 13MP Tunggal
Konfigurasi kameranya tergolong sederhana, hanya satu kamera belakang 13MP dengan autofocus dan LED flash, serta kamera depan 8MP. Perekaman video juga dibatasi di 1080p@30fps. Cukup untuk dokumentasi harian, tapi jangan berharap hasil foto yang detail di kondisi cahaya rendah.
4. Chipset Kelas Entry-Level
Mediatek Helio G81 Ultimate dengan GPU Mali-G52 MC2 memang cukup untuk kebutuhan harian seperti media sosial dan streaming, tapi performanya terbatas untuk game berat. Penyimpanan internalnya juga masih berjenis eMMC 5.1 yang lebih lambat dibanding UFS.
5. Pengisian Daya Hanya 22,5W
Dengan baterai sebesar 7000 mAh, daya pengisian 22,5W tergolong biasa saja. Waktu pengisian dari kosong sampai penuh kemungkinan cukup lama, dan HP ini juga tidak mendukung wireless charging.
6. Bobot Cukup Berat
Dengan berat 225 gram dan ketebalan 8,75 mm, itel A300+ terasa cukup berat di genggaman, wajar mengingat baterai jumbo dan bodi tahan banting yang dibawanya, tapi tetap jadi catatan buat yang mengutamakan kenyamanan.
7. Jaminan Update Software Tidak Dirinci
Informasi soal jaminan update OS dan keamanan resmi untuk itel A300+ belum dicantumkan di data spesifikasi yang tersedia, jadi belum ada kepastian soal berapa lama HP ini akan mendapat dukungan software.
Harga itel A300+ di Indonesia
itel A300+ dijual dengan harga Rp2.299.000 untuk varian RAM 6GB dan penyimpanan 128GB. Tersedia dalam empat pilihan warna: Midnight Black, Sunset Gold, Deep Cherry, dan Frost Blue.










Discussion about this post