hazdo.web.id – Layar ponsel yang itu-itu saja kadang terasa terlalu sempit. Mau nonton video, tulisannya kecil. Mau baca e-book atau mengerjakan tugas, mata cepat lelah. Mau menemani anak belajar daring, layar kecil malah bikin rebutan. Di titik inilah banyak orang mulai melirik perangkat berlayar lebar yang harganya tidak menguras tabungan.
Kabar baiknya, Advan A10 Pro baru saja hadir di Indonesia dan langsung menarik perhatian karena dibanderol di kisaran Rp1,5 jutaan. Perangkat ini membawa layar 10,1 inci, chipset terbaru dengan kemampuan AI, dan Wi-Fi 6. Tapi apakah paket ini benar-benar sepadan? Mari kita bedah bersama.
Kelebihan Advan A10 Pro
1. Layar Lega 10,1 Inci
Ukuran layar yang luas membuat aktivitas seperti menonton, membaca, dan belajar daring jauh lebih nyaman dibanding layar ponsel biasa. Cocok untuk dipakai bersama keluarga.
2. Wi-Fi 6 untuk Koneksi Lebih Stabil
Dukungan Wi-Fi 6 dual band jarang ditemui di kelas harga ini. Streaming dan unduhan data bisa terasa lebih lancar selama jaringan rumahmu mendukung.
3. Chipset dengan Dukungan AI
Rockchip RK3572 dibekali NPU yang mampu hingga 4 TOPS. Di atas kertas, ini membuka peluang fitur berbasis AI yang biasanya baru ada di perangkat kelas atas.
4. Penyimpanan Bisa Diperluas
Selain 64 GB bawaan, tersedia slot khusus microSD hingga 1 TB. Foto, video, dan dokumen tidak akan cepat membuat memori penuh.
5. Android 16 dan Colokan Headphone
Perangkat ini sudah membawa Android 16 sejak awal, ditambah jack 3,5 mm untuk kamu yang masih setia dengan headphone berkabel. Port USB Type-C juga memudahkan pengisian daya.
6. Harga Sangat Terjangkau
Di angka Rp1.599.000, perangkat ini masuk akal untuk dijadikan perangkat belajar atau hiburan keluarga tanpa membuat dompet menjerit.
Kekurangan Advan A10 Pro
1. Refresh Rate Hanya 60 Hz
Layar masih memakai panel IPS LCD 60 Hz, sehingga animasi dan scroll tidak sehalus layar 90 Hz atau 120 Hz di perangkat yang lebih mahal.
2. Pengisian Daya Lambat
Baterai 5000 mAh memang cukup besar, tetapi dukungan pengisian hanya 10W. Mengisi dari kosong hingga penuh kemungkinan memakan waktu lama.
3. Kamera Seadanya
Kamera utama 8 MP dan kamera depan 2 MP cukup untuk video call atau scan dokumen, tetapi jangan berharap hasil foto yang memukau.
4. RAM 4 GB dan Core Lama
Konfigurasi CPU-nya memadukan dua core Cortex-A73 dengan enam core Cortex-A53, dan GPU Mali-G310 yang sederhana. Untuk gim berat atau multitasking intens, performanya kemungkinan terbatas.
5. Tanpa Jaringan Seluler dan NFC
Halaman spesifikasi mencatat jaringan seluler tidak tersedia, begitu juga NFC dan inframerah. Artinya, perangkat ini lebih cocok dipakai bersama Wi-Fi atau hotspot. Informasi eSIM yang tercantum pun sebaiknya dikonfirmasi ulang ke Advan.
6. Bobot Cukup Berat
Dengan sekitar 498 gram, perangkat ini terasa berat jika dipegang satu tangan dalam waktu lama.
Siapa yang Cocok Membeli?
Advan A10 Pro cocok untuk pelajar, keluarga yang butuh perangkat bersama di rumah, atau siapa pun yang ingin layar besar untuk hiburan dengan budget minim. Sebaliknya, kalau kamu butuh performa tinggi, kamera bagus, atau koneksi seluler, sebaiknya lirik opsi lain di rentang harga yang lebih tinggi.
Kesimpulan
Advan A10 Pro menawarkan paket yang masuk akal: layar lega, Wi-Fi 6, penyimpanan yang bisa diperluas, dan harga ramah di kantong. Di sisi lain, refresh rate 60 Hz, pengisian 10W, kamera sederhana, dan ketiadaan jaringan seluler perlu kamu timbang matang. Tentukan prioritasmu lalu putuskan dengan kepala dingin.









Discussion about this post