hazdo.web.id – Belakangan ini, media sosial kembali dihebohkan dengan kabar TikTok akan membatasi upload video mulai 19 Januari 2026. Banyak kreator panik, bahkan ada yang menyebut TikTok hanya memperbolehkan 1 video per hari dan melarang konten “brutal”.
Tapi… benarkah separah itu?
Atau ini hanya salah paham yang terlanjur viral?
Mari kita bahas berdasarkan dokumen resmi TikTok, bukan asumsi.
Kenapa Banyak Kreator Panik?
Masalahnya sederhana:
Banyak orang hanya membaca judul, bukan isi kebijakan.
Padahal, aturan ini bukan larangan upload massal, dan bukan berlaku untuk semua jenis konten.
Sumber kebingungan terbesar ada pada satu istilah:
👉 “Non-Interactive Content” atau Konten Kurang Interaktif
Sayangnya, istilah ini sering salah diartikan sebagai:
- Video sedikit like
- Video minim komentar
- Video sepi share
Padahal bukan itu maksudnya.
Aturan TikTok per 19 Januari 2026 (Versi Resmi)
Berdasarkan update kebijakan TikTok Affiliate Januari 2026:
🔒 Kapan Limit Upload Diterapkan?
Limit upload hanya berlaku jika:
- Dalam 7 hari, kamu mengunggah minimal 5 video non-interaktif
- Video tersebut mengandung link produk (TikTok Shop)
Jika kena limit:
- Kamu hanya bisa upload 7 video dalam 7 hari berikutnya
- Artinya: maksimal 1 video per hari
- Link produk tidak akan ditampilkan
⚠️ Ini penting:
Limit TIDAK berlaku untuk:
- Live streaming
- Konten non-shopping (tanpa link produk)
