Apa Itu Konten Non-Interaktif Menurut TikTok?
Ini poin paling krusial dan paling sering disalahpahami.
Contents
❌ Konten Non-Interaktif BUKAN:
- Video yang like-nya sedikit
- Video yang komentarnya sepi
- Video baru dari pemula
✅ Konten Non-Interaktif ADALAH:
Konten berkualitas rendah karena:
- Tidak ada aktivitas nyata di layar
- Tidak ada interaksi verbal real-time
- Tidak ada komunikasi langsung dengan penonton
Contoh Konten yang Dianggap Non-Interaktif:
- Gambar diam / slideshow statis
- Rekaman layar tanpa penjelasan suara
- Video hanya musik tanpa narasi
- Klip berulang, monoton, atau template mentah
- AI / voice over tanpa keterlibatan kreator
- Live dengan slide diam tanpa bicara
- Konten kasar, gestur ofensif, atau kata tidak pantas
Kenapa TikTok Melakukan Ini?
Jawabannya sederhana: pengalaman pengguna & penjualan.
TikTok menegaskan:
Audiens lebih menyukai konten yang interaktif, autentik, dan engaging.
Konten yang:
- Ada wajah
- Ada suara
- Ada komunikasi langsung
👉 Lebih dipercaya
👉 Lebih menarik
👉 Lebih tinggi potensi konversinya
Sebaliknya, konten pasif:
- Membosankan
- Minim interaksi
- Penjualan rendah
Apakah Aturan Ini Baru?
Sebenarnya tidak.
Aturan soal konten non-interaktif sudah ada sejak November 2025.
Bedanya sekarang:
- Dulu: hanya tidak direkomendasikan
- Sekarang: ditambah sanksi limit upload
Itulah kenapa banyak kreator lama sebenarnya sudah “kena”, tapi tidak sadar.
