3. RAM Besar ≠ HP Ngebut!
Produsen sering menonjolkan RAM besar:
“RAM 16GB!”, “RAM 20GB!”, “RAM 24GB!”
Padahal itu termasuk RAM virtual.
Yang benar-benar penting adalah:
- Jenis RAM (LPDDR4X, LPDDR5, LPDDR5X)
- Kecepatan RAM
- Memori internal UFS (3.1 lebih cepat dari 2.2)
Trik marketing:
📌 “RAM 20GB!*”
Tanda bintang = 12GB fisik + 8GB virtual… alias bohong halus.
Cara aman:
Prioritaskan jenis RAM, bukan besar angka virtual.
4. Layar Bagus Tidak Harus 120Hz — Hati-hati Panel Murahan
Banyak HP mengklaim:
- 120Hz Smooth Display
- 6.7” Full HD+
- 1000 nits brightness
Tapi kenyataannya…
panelnya murah, warna kurang akurat, kontras rendah, dan brightness maksimal cuma muncul saat kondisi tertentu.
Yang perlu kamu cek:
- Jenis panel (IPS, AMOLED, OLED)
- PWM dimming (lebih ramah mata)
- Tingkat kecerahan real, bukan angka maksimal mode auto
- Proteksi layar (Gorilla Glass, Panda Glass)
Trik marketing:
📌 “AMOLED 1.000.000:1 Contrast!”
Padahal AMOLED entry-level yang warnanya kurang akurat.
5. Baterai & Charging Sering Menyesatkan
Ketika HP bilang:
- “Fast Charging 120W”
- “Baterai 6000mAh”
Itu belum tentu bikin HP awet.
Faktor yang lebih penting:
- Efisiensi chipset
- Optimasi software
- Suhu pengisian
- Kualitas charger dan kabel
Contoh tipuannya:
📌 “120W Fast Charging!”
Padahal HP hanya bertahan 1 jam screen-on time karena chipset boros.

