1. Tentukan Tujuan Konten Sejak Awal
Sebelum riset, tentukan dulu:
Contents
- Apakah konten untuk edukasi?
- Traffic organik dari Google?
- Konten viral media sosial?
- Konten yang mengarahkan ke penjualan?
Tujuan yang jelas akan menentukan arah riset dan gaya penulisan.
2. Kenali Target Audiens Secara Spesifik
Konten hebat selalu berbicara langsung ke audiens yang tepat. Cari tahu:
- Masalah utama audiens
- Bahasa yang mereka gunakan
- Pertanyaan yang sering mereka ajukan
- Level pemahaman mereka (pemula atau lanjutan)
Semakin spesifik audiensnya, semakin kuat daya tarik konten.
3. Riset Keyword dengan Intent yang Tepat
Gunakan tools seperti:
- Google Search
- Google Trends
- Keyword Planner
- Suggestion di mesin pencari
Fokus pada keyword yang:
- Banyak dicari
- Relevan dengan kebutuhan audiens
- Memiliki intent jelas (informasi, solusi, atau transaksi)
Keyword inilah yang menjadi fondasi konten hebat.
4. Analisis Konten Kompetitor
Cari artikel yang sudah ranking di Google dan perhatikan:
- Struktur artikelnya
- Panjang konten
- Subjudul yang digunakan
- Informasi apa yang belum mereka bahas
Tujuannya bukan meniru, tapi membuat versi yang lebih lengkap, lebih jelas, dan lebih bernilai.

