Cara Mengurangi Penggunaan RAM di Windows Secara Aman
Berikut ini langkah-langkah aman, legal, dan direkomendasikan, cocok untuk Windows 10 maupun Windows 11.
1. Nonaktifkan Aplikasi Startup yang Tidak Penting
Aplikasi startup adalah penyebab utama RAM langsung penuh saat PC dinyalakan.
Caranya:
- Tekan Ctrl + Shift + Esc
- Masuk ke tab Startup
- Disable aplikasi yang tidak penting (launcher game, updater, dll)
👉 Dampak langsung: RAM lebih lega sejak booting.
2. Tutup Aplikasi Latar Belakang yang Boros RAM
Banyak aplikasi tetap berjalan meski sudah tidak digunakan.
Tips aman:
- Tutup aplikasi melalui Task Manager
- Fokus pada aplikasi dengan penggunaan RAM tinggi tapi tidak sedang dipakai
- Jangan mematikan proses sistem Windows (System, Service Host, dll)
3. Gunakan Browser dengan Lebih Bijak
Browser adalah “pemakan RAM” terbesar di tahun 2026.
Solusi:
- Kurangi jumlah tab aktif
- Gunakan extension seperlunya
- Aktifkan fitur Sleeping Tabs (Edge / Chrome)
- Tutup browser jika tidak digunakan
4. Matikan Background App yang Tidak Diperlukan
Windows menjalankan aplikasi di background meski tidak dibuka.
Langkah:
- Buka Settings
- Masuk ke Apps → Installed Apps
- Atur izin background ke Never untuk aplikasi tertentu
5. Gunakan Virtual Memory (Page File) dengan Benar
Virtual memory membantu RAM saat beban tinggi.
Rekomendasi aman:
- Gunakan mode Automatically manage paging file size
- Jangan mematikan page file sepenuhnya
- Ideal untuk PC dengan RAM terbatas
6. Update Windows dan Driver Secara Berkala
Bug dan memory leak sering terjadi pada versi lama.
Keuntungan update:
- Manajemen RAM lebih stabil
- Performa sistem lebih optimal
- Lebih aman dari crash mendadak
