6. Konten FAQ / Q&A
Jawab pertanyaan yang sering muncul.
Contents
Contoh:
- “Affiliate itu butuh modal nggak?”
- “Harus punya followers banyak?”
- “Cocok untuk pemula?”
Produk hanya disebut saat relevan dengan jawaban.
➡ Terlihat membantu, bukan menjual.
7. Konten Perbandingan Tanpa Menjatuhkan
Bukan adu harga, tapi adu fungsi.
Contoh:
- “Tool A cocok untuk pemula, Tool B untuk advance”
- “Mana yang lebih simpel untuk daily use?”
Biarkan audiens memilih sendiri.
➡ Trust naik, closing menyusul.
Kenapa Konten Affiliate Tanpa Jualan Lebih Efektif?
Karena:
- Tidak memicu resistensi
- Membangun kepercayaan jangka panjang
- Cocok untuk traffic organik
- Aman untuk TikTok, Instagram, dan blog
Affiliate hari ini bukan soal siapa paling agresif, tapi siapa paling dipercaya.
Jika kamu ingin affiliate yang konsisten, berhentilah fokus pada “jualan”. Mulailah fokus pada membantu. Dengan menerapkan contoh konten affiliate tanpa jualan, kamu tidak hanya membangun audiens, tapi juga menciptakan sistem penjualan yang bekerja tanpa harus memaksa.
