5. Manfaatkan Pertanyaan Audiens
Konten yang hebat biasanya menjawab pertanyaan nyata. Kamu bisa menemukan pertanyaan ini dari:
- Kolom komentar media sosial
- Forum diskusi
- Kolom “People Also Ask” di Google
- Komentar YouTube
Masukkan jawaban pertanyaan tersebut ke dalam konten agar terasa relevan dan dibutuhkan.
6. Gunakan Data dan Contoh Nyata
Konten tanpa data mudah dilupakan. Tambahkan:
- Studi kasus
- Contoh nyata
- Pengalaman pengguna
- Perbandingan yang masuk akal
Ini membuat konten lebih kredibel dan layak dibagikan.
7. Susun Struktur Konten yang Mudah Dibaca
Riset konten yang baik harus diikuti dengan struktur yang nyaman:
- Paragraf pendek
- Subjudul jelas
- Poin-poin penting
- Alur logis dari awal hingga akhir
Konten hebat bukan hanya informatif, tapi juga enak dibaca.
8. Validasi dengan Tren Terkini
Sebelum publish, cek kembali:
- Apakah topiknya masih relevan?
- Apakah ada update terbaru?
- Apakah sudut pandangnya masih fresh?
Konten yang mengikuti tren memiliki peluang lebih besar untuk meledak.
Kesimpulan
Cara melakukan riset konten untuk menciptakan konten yang hebat bukan soal alat mahal, tapi soal strategi. Dengan memahami audiens, keyword, dan kompetitor, kamu bisa menghasilkan konten yang bukan hanya dibaca, tapi juga dicari, disimpan, dan dibagikan.
Jika riset konten dilakukan dengan benar, satu artikel saja bisa mendatangkan traffic dalam jangka panjang.

