hazdo.web.id – One Piece akhirnya memasuki fase yang sudah dinanti penggemar selama bertahun-tahun. Setelah misteri Imu perlahan mulai terungkap, pertarungan yang terjadi di Elbaf kini terasa seperti awal dari perang terbesar sepanjang sejarah seri ini. Tidak hanya Luffy yang menjadi pusat perhatian, tetapi juga dua sayap Raja Bajak Laut, yaitu Zoro dan Sanji.
Chapter 1187 memperlihatkan bahwa Imu bukan hanya memiliki kekuatan yang luar biasa, tetapi juga bawahan yang mampu memberikan tekanan besar kepada para Top Tier di dunia One Piece. Imu bahkan menunjukkan teknik baru yang mampu melukai Loki melalui serangan bertipe energi misterius.
Di sisi lain, one piece chapter 1187 juga menunjukkan bahwa:
- Zoro mulai berhadapan dengan Sommers.
- Sanji menghadapi Killingham.
- Luffy akhirnya memulai duel langsung melawan Imu dalam Gear 5.
Artinya, Oda mulai membagi pertarungan besar sesuai peran masing-masing anggota Monster Trio
Mampukah Zoro dan Sanji Menang?
Kalau melihat kekuatan yang diperlihatkan selama Arc Elbaf, jawabannya ternyata tidak sesederhana “ya”.
Ada beberapa alasan mengapa pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling sulit.
1. Anak Buah Imu Bukan Komandan Biasa
Mereka memiliki kemampuan yang bahkan belum sepenuhnya dijelaskan.
Teknik yang digunakan terlihat memiliki unsur:
- kekuatan iblis,
- energi misterius,
- kemampuan regenerasi,
- serta serangan yang tidak mengikuti logika Buah Iblis biasa.
Ini membuat mereka berbeda dibandingkan Yonko Commander sebelumnya.
2. Sanji Baru Mulai Mendapatkan Petunjuk Haki Raja
Dalam Chapter 1187 terdapat momen penting ketika Gaban mengatakan bahwa Sanji memiliki kualitas seorang Raja dan mendorongnya menjadi sosok yang pantas mendampingi Luffy.
Kalimat tersebut dianggap banyak penggemar sebagai foreshadowing bahwa Sanji kemungkinan akan membangkitkan Conqueror’s Haki di masa depan.
Jika benar terjadi, kekuatan Sanji akan meningkat sangat drastis.
3. Zoro Belum Mengeluarkan Seluruh Kemampuannya
Selama Arc Elbaf, Zoro masih terlihat cukup tenang.
Belum ada indikasi bahwa ia mengeluarkan seluruh kemampuan King of Hell Style ataupun teknik terkuatnya.
Kemungkinan besar Oda sengaja menyimpan momen tersebut untuk pertarungan yang lebih besar.




